Azab dan Nikmat Kubur

Image by www.flickr.com             Perkara dahsyat yang terjadi di alam kubur di antaranya, 1) Datangnya makhluk yang menjadi teman dalam k...

Image by www.flickr.com
            Perkara dahsyat yang terjadi di alam kubur di antaranya, 1) Datangnya makhluk yang menjadi teman dalam kubur; 2) Melihat tempat yang disediakan bagi si  mayit, baik surga maupun neraka; dan 3) Azab dan nikmat kubur.
Ketiga perkara terakhir di atas mempunyai dalil rinci di dalam sebuah hadis panjang yang diriwayatkan Imam Ahmad -dalam Musnadnya- dan juga Ahlu Sunan, dan disahihkan oleh mayoritas ulama, termasuk Syekh Al-Albany dalam Ahkamul Jana`iz dan lainnya, dari Al-Barra` bin ‘Azib.
Ia berkata, kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengantar jenazah seorang Ansar. Ketika sampai di kuburan sebelum di kubur, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk. Kami pun duduk di sekitarnya, seolah-olah di atas kepala kami ada seekor burung. Di tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada kerikil yang dijumputnya dari tanah. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kepalanya dan berkata, “Berlindunglah kepada Allah dari Azab kubur.” Beliau mengucapkannya sebanyak dua atau tiga kali.
Bila seorang hamba mukmin berada di ujung dunia menuju gerbang akhirat, malaikat dari langit turun kepadanya. Wajahnya putih besih, secerah mentari. Mereka membawa kafan dan balsam (agar mayat tidak busuk) yang berasal dari surga. Mereka duduk begitu dekat dengan hamba itu, dan mengucapkan salam. Lalu duduk di atas kepalanya dan berkata, “Wahai jiwa yang suci, keluarlah menuju ampunan keridaan Allah.” Maka rohnya pun keluar seperti aliran air yang deras. Lalu malaikat itu mengambil rohnya.
Dalam riwayat lain disebutkan, “Ketika rohnya keluar, seluruh malaikat yang ada di antara langit dan bumi, serta malaikat yang berada di langit berdoa untuknya. Lalu dibukakan pintu surga baginya. Seluruh penjaga pintu tersebut memohon kepada Allah agar dipertemukan dengan roh itu.” Tetapi ia tidak hanya sekejap memegang roh tersebut. Selanjutnya diletakkan di dalam kafan. Dari padanya keluar wewangian paling harum Roh tersebut keluar dengan keharuman yang belum pernah dijumpai di bumi. Itulah yang difirmankan Allah,
تَوَفَّتۡهُ رُسُلُنَا وَهُمۡ لَا يُفَرِّطُونَ ٦١
“... ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.” (QS. Al-An’am: 61)
            Lalu mereka mengangkat roh tersebut ke atas. Setiap malaikat yang dilalui bertanya, “Roh siapa ini?” Mereka menjawab, “Fulan bin Fulan”, dengan menyebut nama paling bagus yang pernah dipakai di dunia.
            Begitulah, sampai mereka tiba di batas akhir langit bumi. Mereka meminta langit berikutnya dibuka, dan dikabulkan. Demikianlah pada langit berikutnya hingga sampai di langit ke tujuh. Allah berfirman,
 كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلۡأَبۡرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ ١٨ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ ١٩  كِتَٰبٞ مَّرۡقُومٞ ٢٠  يَشۡهَدُهُ ٱلۡمُقَرَّبُونَ ٢١
“ Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam ´Illiyyin.Tahukah kamu apakah ´Illiyyin itu? (Yaitu) kitab yang bertulis, yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).” (QS. Al-Muthaffifin: 18-21)
            Kemudian ditulislah di dalam ´Illiyyin. Lalu dikatakan, “Kembalikan ia ke bumi. Sesungguhnya aku menciptakannya dari bumi (tanah) dan akan Kukembalikan ke bumi (tanah). Dari tanah pula akan Aku keluarkan mereka sekali lagi.” Lalu roh tersebut dikembalikan ke bumi lagi, dan dijodohkan kembali dengan jasadnya.
            Beliau melanjutkan sabdanya, “Sesungguhnya ia mendengar suara terompah orang menguburnya, ketika mereka meninggalkannya, ketika itu ia ditanya, ‘Siapa Tuhanmu, apa agamamu dan siapa nabimu?”
            Dan dalam lafal disebutkan, “Datanglah dua malaikat yang kemudian duduk di hadapannya. Mereka bertanya, ‘Siapa Tuhanmu?’ Ia berkata, ‘Tuhanku adalah Allah.’ ‘Apa agamamu?’ ‘Agamaku Islam.’ Malaikat melanjutkan, ‘Siapa lelaki yang diutus kepadamu ini?’ Ia menjawab,  ‘Rasulullah.’ ‘Bagaimana engkau tahu?’ ‘Aku membaca kitab Allah, beriman dan membenarkannya.’”
            Lalu terdengar seruan dari langit bahwa, “Benarlah hambaku ini. Berikanlah kasur dan pakaian dari surga, serta bukakan pintu surga. Berilah pakaian darinya dan bukakan pintu baginya.”
            Setelah itu dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang. Datang kepadanya (dalam riwayat lain disebut, “yang menyerupai”) seseorang yang berwajah tampan dengan baju yang bagus dan aroma harum. Orang itu berkata, “Berbahagialah dengan kemudahan yang diberikan padamu. Berbahagialah dengan keridaan Allah dan surga yang penuh dengan kenikmatan abadi. Inilah hari yang dijanjikan padamu.”
            Ia berkata kepada orang itu, “Demikian pula denganmu. Semoga Allah menggembirakanmu dengan yang lebih baik. Siapa kamu? Wajahmu tampak bagus.” Dijawab, “Aku amal salehmu. Engkau selalu bersegera menaati Allah dan enggan bermaksiat kepada-Nya. Maka Allah mengganjarmu dengan kebaikan.”
            Kemudian dibukalah pintu surga dan neraka. Dikatakan, “Inilah tempat bagimu, seandainya engkau bermaksiat kepada Allah. (Tetapi tempat itu) telah Allah ganti dengan (surga) ini.” Demi melihat tempat di surga tersebut, ia berkata, “Wahai Tuhanku, dirikanlah kiamat, hingga aku bisa bertemu dengan keluarga dan hartaku.” Dikatakan padanya, “Tinggallah!”
            Selanjutnya, sabda Nabi, “Ketika orang-orang kafir dan fasik berada di ujung dunia dan gerbang akhirat, datanglah malaikat berwajah hitam kepadanya. Ia duduk di sebelah sambil memelototinya. Kemudian datanglah malaikat maut membawa tenunan kasar dan langsung menduduki kepalanya. Malaikat itu berkata, ‘Wahai jiwa yang kotor, keluarlah menuju amarah dan murka Allah.’”
            Bergetarlah badannya, rohnya dicabut dari badan, sebagaimana dicabutnya bulu wol yang basah dari alat panggang. Seluruh malaikat antara langit dan bumi melaknatnya dan seluruh malaikat di langit. Ditutuplah pintu langit. Seluruh penjaga pintu tersebut berdoa kepada Allah agar roh tersebut jangan didekatkan kepada mereka.
            Dicabutlah nyawanya dan segera diletakkan ke dalam tenunan kasar tersebut. Dari tempat itu berhembuslah bau bangkai yang paling busuk di dunia. Rohnya dibawa naik. Setiap malaikat yang dilalui berkata, “Roh siapa yang buruk ini?” Dijawab, “Roh Fulan bin Fulan”, dengan menyebut nama paling buruk yang pernah dipakai di dunia. Sampai di ujung langit dunia. Malaikat pembawa roh itu minta dibukakan pintu, dan dikabulkan. Kemudian Rasulullah membaca ayat,
لَا تُفَتَّحُ لَهُمۡ أَبۡوَٰبُ ٱلسَّمَآءِ وَلَا يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ ٱلۡجَمَلُ فِي سَمِّ ٱلۡخِيَاطِۚ
“...tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum...” (QS. Al-A’raf: 40)
            Kemudian Allah ‘Azza wajalla berfirman, “Tulislah catatannya dalam Sijjin, di dasar bumi yang paling bawah.” Lalu dikatakan, “Kembalilah hamba-Ku ini ke dunia. Sesungguhnya Aku telah berjanji menciptakan dari bumi itu lalu mengembalikan kepadanya dan mengeluarkan kembali dari bumi pada lain waktu.”
            Maka rohnya dilemparkan begitu saja, hingga bertemu dengan jasadnya kembali. Kemudian beliau membaca ayat,
وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَتَخۡطَفُهُ ٱلطَّيۡرُ أَوۡ تَهۡوِي بِهِ ٱلرِّيحُ فِي مَكَانٖ سَحِيقٖ ٣١
“...Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”(QS. Al-Hajj: 31)
            Beliau bersabda, “Sesungguhnya ia mendengar suara sandal orang-orang yang meninggalkannya (setelah melayat)”
            Datanglah dua malaikat yang duduk di sampingnya. Mereka bertanya, “Siapa Tuhanmu?” “Ah...ah...aku tidak tahu”, jawabnya. “Siapakah lelaki ini yang pernah diutus kepadamu?” “Ah...ah...aku tidak tahu.” Malaikat berkata, “Engkau tidak pernah tahu dan tidak pernah membaca Alquran.”
            Terdengarlah suara dari langit, “Hambaku ini seorang pendusta. Sediakan baginya kasur dari neraka dan dibukakan pintu neraka.” Ia merasakan panasnya api neraka dan angin panas yang berhembus darinya. Kuburnya pun menyempit, sehingga meremukkan tulang-tulangnya. Lalu datanglah (dalam riwayat lain disebut, “yang menyerupai”) seorang yang buruk rupa dan pakaiannya. Aromanya busuk menyengat. Ia berkata, “Berbahagialah dengan perkara yang menyedihkanmu. Inilah hari yang dijanjikan.”
            Mayat tadi berkata, “Demikian juga dirimu, semoga Allah menimpakan kejelekan padamu. Siapa dirimu? Wajahmu amat buruk.” Dijawab, “Aku amalmu yang buruk. Demi Allah, aku tidak mengenalmu selain seorang yang malas untuk taat kepada Allah tetapi giat bermaksiat pada-Nya. Maka Allah mengganjarmu dengan kejelekan.”
            Kemudian ia menjadi buta, tuli dan bisu. Ia memegang palu besar, yang seandainya dipukul ke gunung, niscaya gunung tersebut luruh menjadi tanah. Ia memukul dirinya dengan palu tersebut, sehingga hancur menjadi tanah. Lalu Allah mengembalikan kepada bentuknya semula, dan ia kembali memukul dirinya. Ia menjerit keras, yang dapat didengar semua makhluk kecuali jin dan manusia. Lalu dibukakan baginya pintu neraka dan dihamparkan kasur yang terbuat dari api. Ia berkata, “Duhai Tuhanku, jangan Engkau dirikan kiamat”.[1]



DAFTAR PUSTAKA
A’idh Al-Qarni, dkk. 2004. Malam Pertama di Alam Kubur. Solo. Aqwam.


[1] Dikeluarkan oleh Abu Dawud (4753), Al-Hakim (I/38-40), At-Thayalisi (753), dan Ahmad (4/287, 288, 295, 296) serta Al-Ajri dalam Asy-Syari’ah (268-270).

COMMENTS

Nama

Aplikasi,11,Doa dan Bacaan,3,Ebook,3,Edukasi,12,Fikih Laki-laki dan Wanita,13,Iman,10,Muamalah,13,Pengobatan,3,Penulisan dan Lain-lain,16,Puasa,2,Sakit,2,Salat,8,Sedekah,2,Sejarah,12,Seni,5,Thaharah,2,
ltr
item
ZIBINUMA: Azab dan Nikmat Kubur
Azab dan Nikmat Kubur
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUjZRE27iFd-Pmb7sJguRh1YGr0tn9Gcq8MmjzI9KZLTzWuleI_ER8Zc1yuBsl3zZOxnRzcfWMKvawxByg9fmg9Y9SfNc5V0kdx0oilegOROnoE5y8JXvGsx1w6mwqqXdfZZbgcNhmEyIk/s640/2017-04-13_03-20-32.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUjZRE27iFd-Pmb7sJguRh1YGr0tn9Gcq8MmjzI9KZLTzWuleI_ER8Zc1yuBsl3zZOxnRzcfWMKvawxByg9fmg9Y9SfNc5V0kdx0oilegOROnoE5y8JXvGsx1w6mwqqXdfZZbgcNhmEyIk/s72-c/2017-04-13_03-20-32.jpg
ZIBINUMA
https://zibinuma.blogspot.com/2017/04/azab-dan-nikmat-kubur.html
https://zibinuma.blogspot.com/
http://zibinuma.blogspot.com/
http://zibinuma.blogspot.com/2017/04/azab-dan-nikmat-kubur.html
true
5481340784671165893
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DISARANKAN UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy